DPR Sindir Kominfo-BSSN soal Peretasan PDN Tak Masuk Akal

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara terbuka mengkritik penjelasan yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait peretasan pada Pusat Data Nasional (PDN).

Kritik dari DPR menyuarakan ketidakpuasan akan kejelasan dan keabsahan informasi yang disampaikan oleh pihak terkait, mempertanyakan alasan-alasan yang dianggap tidak masuk akal dalam konteks kejadian ini.

Latar Belakang Peretasan PDN

Pada bulan Mei 2024, PDN, yang merupakan salah satu infrastruktur krusial dalam sistem keamanan nasional Indonesia, mengalami serangan peretasan yang mengakibatkan kebocoran data yang signifikan.

Informasi yang tersebar menyebutkan bahwa data sensitif termasuk informasi keamanan nasional dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang selama beberapa jam sebelum kebocoran ini terdeteksi dan diperbaiki.

Kritik Terhadap Penjelasan Kominfo-BSSN

Penjelasan resmi yang diberikan oleh Kominfo dan BSSN segera setelah insiden tersebut mengundang reaksi keras dari anggota DPR.

Berbagai pernyataan dari pihak terkait menimbulkan kecurigaan akan kebenaran serta ketepatan langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi insiden keamanan ini.

Isu Keamanan Nasional yang Dipertanyakan

DPR menyoroti bahwa keamanan nasional merupakan hal yang krusial bagi kedaulatan suatu negara.

Dalam konteks ini, peretasan terhadap PDN dianggap sebagai ancaman serius terhadap integritas sistem keamanan nasional Indonesia.

Respons Publik dan Ahli Keamanan

Para ahli keamanan mengomentari bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci dalam menangani serangan cyber yang melibatkan infrastruktur penting seperti PDN.

Langkah-langkah Ke Depan

Menyikapi perdebatan ini, DPR telah mengusulkan penyelidikan lebih lanjut terhadap insiden peretasan PDN.

Langkah-langkah legislatif juga sedang dipertimbangkan untuk memperkuat kerangka kerja keamanan cyber nasional guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *